tanahindie | RISET
8
archive,category,category-riset,category-8,ajax_fade,page_not_loaded,,qode-title-hidden,qode-content-sidebar-responsive,qode-theme-ver-10.0,wpb-js-composer js-comp-ver-4.12,vc_responsive

[caption id="attachment_1117" align="aligncenter" width="877"] Foto: Dokumentasi Tanahindie[/caption] “Cities need stories or cultural narratives about themselves”. (Charles Landry, The Art of City Making, 2006) Sore 21 Mei 2016 hujan turun mengguyur kawasan Losari, tidak deras tetapi cukup membuat pengunjung Pesta Komunitas Makassar 2016 di anjungan Pantai Losari berteduh...

Dalam rangka memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak dan Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional Internasional 2015, ILO bersama Yayasan Kampung Halaman mengundang Anda untuk menghadiri kegiatan:  Peluncuran dan Pemutaran Video Diary dan Photo Story mengenai Pekerja Rumah Tangga dan Pekerja Rumah Tangga Anak, Selasa, 16 Juni 2015,...

A series of Public lecture Visual Arts Programme, in partnership with Jakarta Biennale. Seminar dwibahasa "Arts, Society, and The World Now" bersama Charles Esche (International Curator of the Van Abbemuseum, Netherlands) dan Nirwan Ahmad Arsuka (budayawan) di Aula Prof. Mattulada, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin, Jumat...

Sejak Januari 2015 hingga April 2015, tim riset Tanahindie bekerjasama dengan British Council, menggelar penelitian ekonomi kreatif Makassar. Program pilot project ini mencoba memetakan potensi, pelaku, dan merekam dinamika serta perkembangan bidang ekonomi kreatif di kota ini. Selama empat bulan, tim riset menyebar angket dan melakukan...

IHSYAH, seorang blogger senior dan fotografer asal Maros berbagi cerita menegenai sejarah perkembangan komputer di Maros. Data-data yang dipaparkan menarik untuk disimak. [caption id="" align="aligncenter" width="323"] sumber gambar: computermuseum.li[/caption] SESORE ini, saya baru sempat membuka laptop dan terkoneksi dengan dunia maya. Sambil membuka email dan mengirim rilis...

Windows dan Linux, komputer dan internet hingga Yngwie Malmsteen. Itulah kisah menarik dari Daeng Oprek, seorang blogger senior Makassar. Simaklah   [caption id="" align="aligncenter" width="300"] sumber gambar: callingallgeeks.org[/caption]   Nampak kaca riben hitam ada tulisan “DigiNet Internet Café”, dalam hati kecilku bertanya “Digi?, apa itu?, digi-git ular?, Net?, Netto?,...